Friday, November 13, 2009

PERFECTIONISM

setiap individu pasti ada sifat perfeksionis. selalu ingin melakukan yang terbaik, hal itu yang memicu adanya spirit dan ada tujuan untuk meraih cita-cita. ada spirit dalam hidup, motivator dalam diri. berusaha sekuat tenaga untuk mencapainya. memikirkan setiap detail yang ada.
mencari yang terbaik dalam kumpulan terbaik.

walaupun begitu, keinginan membuat semua menjadi SEMPURNA tidak selalu berjalan mulus. selalu ada hambatan, berpikir menggunakan logika! apabila kita memohon pada tuhan sesuatu, apa tuhan langsung memberikannya?

tuhan pasti memberikan kita satu jalan untuk menggapai itu semua.
tuhan tidak memberikan hal itu secara langsung tanpa usaha yang berarti.
yang aku tahu, tuhan sayang semua umatnya. tetapi bagi aku tuhan tidak mau memanjakan umatnya. tuhan ingin umatnya berusaha dan bersyukur tiap jerih payah yang dilakukan. selain itu pula, ketika akan mencapai GOAL kita, selalu berpikir we're not done our best. whereas we did it.
kita akan selalu merasa kurang akan effort yang kita keluarkan, merasa kurang maximal, dan tidak puas. yeah! itulah ciri manusia. sedikit bahaya juga, apabila manusia mudah puas. dengan begitu there's no more faith. merasa enough and satisfy with all of it. sedangkan waktu terus berjalan dan sebelum semuanya berakhir manusia harus melakukan hal yang berguna bukan? itulah kita tetap memerlukan rasa ketidakpuasan itu (in positive ways, indeed)

for example, i just read upi's blog (ya, upi avianto sutradara). when she was in the making of serigala terakhir, she said over and over again, that indirecly ia merasa tidak melakukan yang terbaik, kurang maksimal, dll. but for sure, the movie was awesome. untuk hitungan perfilman indonesia, itu film kena maksudnya. it reachs its goal (in my opinion) it wasn't full-action movie, but its closest to it. jangan membandingkan film ini dengan film action luar. jelas itu bukan suatu bandingan! film ini membuat saya mengacungkan jempol.

disini terlihat bahwa setiap manusia selalu merasa kurang. disitulah muncul karakter perfectionis manusia. tetapi bagi saya sifat perfectionis itu memberikan energi positif, dengan begitu manusia mau berkarya hingga menghasilkan yang terbaik, memperbaiki kesalahan yang dibuat, introspeksi diri, dan lain hal.

this perfectionism leads us to be better man day by day.

No comments:

Post a Comment